Ayo Hemat Air

Dua minggu yang lalu, saya berada di Medan, setelah pulang mengunjungi teman-teman di Meulaboh yang sedang mengerjakan program Pengurangan Resiko Bencana yang sudah berjalan satu tahun.

Sambil tiduran di kasur dengan backround TV swasta yang menyiarkan mengenai judi sabung ayam, saya browsing beberapa foto di album Iphoto yang saya simpan sambil melamun dan kembali mengingat pembicaraan sore tadi bersama seorang teman lama di Medan.

Jadi setelah mendarat pagi-pagi dari Meulaboh dengan pesawat kecil berbaling-baling satu yang di punyai pengusaha ikan dari Pangandaran yang terkenal itu. Tadi sore saya ketemu teman lama, yang sangat berjasa dalam membantu saya di awal-awal pembentukan IBU Foundation dengan meminjamkan Basecamp Medan lebih dari 6 bulan gratis, selama saya dan teman-teman menjalankan response emergency di Aceh.

Dari ngalor ngidul mengenai social entrepreneurship, perkereta apian di Indonesia, layanan publik, obligasi dan persahaman, keluarga, business development, travel, diving dan mengenai program housing di Pariaman di sebuah café di Medan, satu hal yang menarik adalah pembicaraan mengenai bagaimana mengurangi pencemaran air di Bandung.

Seperti di ketahui pencemaran air di Bandung sangatlah memprihatinkan dimana hampir semua sungai di bandung berwarna hitam dan berbau menusuk apalagi kalau musim kemarau. Dan salah satunya selain dari pabrik pabrik yang menghasilkan limbah dan membuangnya ke sungai, yang semuanya di tampung di Sungai Citarum yang di bendung di Saguling.

Dari obrolan tersebut ,Ita bilang bahwa sekarang lagi ada trend dalam perumahan (Ita mempunyai perusahaan developer di Medan) adalah membuat fasilitas air bersih dari Air Hujan dan Mendaur ulang pemakaian air rumah tangga (air bekas cucian, etc) agar selalu bisa di pakai secara terus menerus, jadi pemakain air bisa di hemat dan mengurangi pencemaran air yang terbuang dari rumah tangga.

Bayangkan, menurut SPHERE Standard, standard minimum dalam keadaan bencana, setiap orang membutuhkan 15 liter perhari untuk kebutuhannya termasuk Minum, memasak, cuci-cuci etc. Jadi dalam keadaan normal pasti akan lebih lagi, mencapai 50 Liter per hari, kalau ada kendaraan seperti mobil mungkin nambah lagi apalagi mobilnya lebih dari 2 yang selalu di cuci di rumah. Kalau setiap keluarga ada 5 orang, dan kebutuhan air untuk minum dan makan sekitar 5 liter (pasti kurang dari itu) berarti tiap orang akan membuang air yang sudah tercemar sabun etc sebesar 10 Liter per hari, per keluarga 50 Liter/hari atau 1.500 liter per bulan.
Bayangkan Kota bandung dengan populasi tahun 2008 yang hampir mencapai 2,4 juta orang, belum di tambah mahasiswa yang kost, perantau yang gak punya KTP Bandung kaya gwe, sama Turist yang selalu memenuhi hampir semua kamar hotel di bandung. Hitunglah secara kasar ada 2.5 Juta orang memakai air per harinya, membuang air yang sudah tercemar sabun etc. berarti ada 20.5 Juta Liter air tercemar di buang ke sungaim yang akhirnya di Sungai Citarum..! gila bro, itu sedanau kali air tercemari. Melihat fakta tersebut wajar lah kalau Air di citarum selalu hitam pekat, kerasa banget deh kalau lagi arung jeram di Bantar Caringin…!!

Sepertinya sudah saatnya teknologi murah meriah di tawarkan ke rumah-rumah di kota bandung untuk bisa menghemat penggunaan air. Biar lah air hujan saja yang memasuki sungai, bukan air yang berasal dari wastafel, kamar mandi atau tempat cucian kita. Nah sekarang PRnya adalah mencari teknologi tersebut, bila teman-teman ada yang tahu, tolong kasih tau ya, maklum saya cuma kuliah di kedokteran jadi gak terlalu tahu mengenai teknologi-teknologi tepat guna..!! dan kalau ada harga kira-kira berapa ya, kalau bisa murah mungkin saya akan terjun langsung dalam bisnis ini.

Memang sudah saatnya kita menghemat air, so .. Ayo kita hemat penggunaan air kita, dan bila memungkinkan mendaur ulang sendiri pemakaian air sehari-hari kita yang tercemar sabun atau detergen..!

Iklan

Tentang drjack_gustiana

a social entrepreneur, humanitarian worker, dive master, adventurer and medical doctor
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s